Malang, SEJAHTERA.CO – Pemkab Malang merencanakan pekan depan, Stadion Kanjuruhan bakal direnovasi. Kios dan beton existing yang dibongkar tiga pekan lalu sudah selesai.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) , Ario Bimo Nandito Ariotedjo saat meninjau Stadion Kanjuruhan Malang mengatakan, sejauh ini sudah 85 persen pembongkarannya.
” Dengan pengalaman Tragedi Kanjuruhan tahun lalu, ke depannya, upaya preventif akan dilakukan. Seperti pengawasan penyelenggaraan kegiatan akan lebih ketat,” kata Menpora Ario Dito, Minggu (08/10).
Ario Dito datang bersama rombongan PT Waskita Karya, perusahaan yang menggarap renovasi stadion kanjuruhan. Peninjauan tersebut didampingi Wakil Bupati (Wabup) Malang Didik Gatot Subroto.
Sementara itu, Project Manager Renovasi Stadion Kanjuruhan PT Waskita Karya, Vino Pramudya menjelaskan bahwa pengerjaan renovasi stadion kanjuruhan akan dimulai minggu depan.
“Pertama, tentu kami akan melakukan penguatan struktur terlebih dahulu. Sehingga, struktur konstruksi stadion sesuai dengan Sertifikat Laik Fungsi (SLF), ” terangnya.
Vino juga menjelaskan, desain renovasi stadion kanjuruhan yang diterima dari perencana dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) sudah mengikuti guidelines dari FIFA.
Baik dari segi fasilitas maupun manajemen pengelolaan orang atau pengaturan penonton.
Mengacu standar FIFA, dia mengatakan, tribun reguler dan VIP yang sebelumnya bersifat terbuka tanpa pembagian tempat duduk akan diganti menjadi single seat.
Sehingga kapasitas yang sebelumnya 40.000 orang berkurang menjadi 21.000 orang.
Selain itu, lanjutnya, perbaikan lain yang akan dilakukan yakni membenahi pintu, tangga, fasilitas penonton, fasilitas pemain, dan area pertandingan.


















