Selain itu, lanjutnya, ada juga makanan tambahan berupa sayur dan buah busuk. “Ini juga kesukaan cacing,” tuturnya.
Menurut dia, salah satu hal yang harus diperhatikan dalam budidaya cacing ANC adalah tempatnya yang teduh.
Biasanya, Karnoto sebulan sekali melakukan panen. Dalam satu kotak bisa menghasilkan paling sedikit empat kilogram cacing. “Saya ada beberapa kotak, jadi sekali panen bisa satu kuintal,” jelas dia.
Untuk pemasaran, Karnoto mengaku sudah bekerjasama dengan beberapa orang yang menjual cacing. Perkilonya, ia jual Rp 50 ribu. “Rata-rata lokalan, mulai Jombang dan Lamongan. Ada juga dari Malang dan Surabaya,” tandasnya.
Masih di tempat yang sama, Hasanuddin (37), salah satu pelanggan Karnoto, terlihat sedang membeli cacing dan kotoran cacing nya.
“Sudah langganan di sini. Kalau cacing nya saya buat biasanya pas mau mancing ikan. Kalau kotoran cacingnya buat pupuk tanaman di rumah, setiap dua minggu sekali ambil satu kilo di sini,” pungkasnya.
Reporter : Taufiqur Rachman / Agung Pamungkas



















