Batu, SEJAHTERA.CO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karsa Husada Kota Batu menyerahkan bayi yang diduga ditelantarkan orang tuanya kepada Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur.
“Kondisi bayi sehat. Saat diserahkan ke Dinsos Jatim beratnya naik 115 gram,” kata Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan dr Ferdinandus Stevanus Kakiay, Sp.PD. FINASIM, didampingi dr. Maya Chusniyah, Sp.A,M.Biomed, dokter spesialis anak, Senin (9/10).
Menurutnya, ketika datang di RSUD bayi tanpa nama itu datang dalam kondisi dehidrasi dan tali pusar yang mengering belum terpotong sempurna. Perawatan dilakukan dengan menghangatkan bayi di inkubator juga pemberian asupan gizi berupa susu.
Perawatan bayi itu dilakukan tanpa adanya perbedaan sebagaimana pasien-pasien lainnya sampai kondisi pasien bayi tersebut sudah bisa dinyatakan sehat dan sudah bisa dirawat di rumah.
Selama dalam perawatan sekitar sepekan, kondisi kesehatan bayi terus mengalami peningkatan. Bayi tersebut saat diserahkan ke rumah sakit berat badannya 2100 gram.
“Setelah kami lakukan perawatan berat badan menjadi 2215 gram, upaya yang kita lakukan antara lain mengatasi adanya infeksi, dehidrasi pada bayi dan pemilihan nutrisi, merawat bayi memang membutuhkan nutrisi yang layak jadi Alhamdulillah berat badan bayi tersebut terus membaik dan normal,” urainya.
Sementara itu, dr. Maya Chusniyah, Sp.A,M.Biomed selalu dokter anak yang bertanggung jawab terhadap kesehatan bayi tersebut juga menambahkan jika sebelum diserahkan ke Dinsos Jatim melalui Dinsos Kota Batu. Bayi sudah diberi nama oleh PJ Walikota Batu, Aries Tangguh Prawira.



















