c. Ketenangan dan Kedamaian: Melakukan dzikir di waktu Tahajud membantu menciptakan perasaan ketenangan dan kedamaian dalam diri, menghadirkan ketenangan batin.
Contoh Dzikir Setelah Shalat Tahajud
a. Istighfar (Mengucapkan Istighfar)
– “Astaghfirullahal ‘Azim, allazi la ilaha illa Huwal-Hayyul-Qayyum, wa atubu ilayh.” (3x)
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain-Nya, Yang Maha Hidup, Yang Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya.”
b. Tahlil (Mengucapkan Kalimat La ilaha illallah)
– “La ilaha illallah” (100x)
Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah.”
c. Tasbih (Mengucapkan Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar)
– Subhanallah (33x)
– Alhamdulillah (33x)
– Allahu Akbar (34x)
Artinya:
– Subhanallah: “Maha Suci Allah.”
– Alhamdulillah: “Segala puji bagi Allah.”
– Allahu Akbar: “Allah Maha Besar.”
Semoga artikel ini bermanfaat dalam memahami dzikir setelah shalat tahajud dan meningkatkan kekhusyukan dalam ibadah.



















