Wujudkan Zero Stunting, KRS Trenggalek Diberi Bantuan Pangan Bapanas

Wujudkan Zero Stunting, KRS Trenggalek Diberi Bantuan Pangan Bapanas

Anggaran itu, lanjut Sunarto, dialokasikan di puskesmas  masing-masing kecamatan untuk edukasi penurunan stunting hingga bantuan makanan tambahan untuk memenuhi aspek gizi ibu hamil dan balita.

Bantuan makanan tambahan itu akan diberikan khusus kepada ibu hamil dan balita yang dinilai butuh dilakukan intervensi stunting.

“Nantinya yang memasak adalah kelompok masyarakat yang ada ditunjuk di masing-masing desa, lalu dibagikan ke sasaran,” imbuhnya.

Read More

Praktisnya, cakupan gizi pada ibu hamil dan balita yang dilakukan intervensi stunting itu akan dipenuhi melalui bantuan makanan tambahan secara periodik sembari dilakukan pemantauan.

Untuk memenuhi aspek gizi itu, pemerintah setempat menganggarkan perorang Rp 16.500 untuk makanan tambahan balita dan Rp 21.500 untuk tambahan makanan ibu hamil.

“Ini diberikan setiap hari selama 90 hari. Kemudian setelah itu dilakukan evaluasi, kalau masih belum mentas dari stunting akan diberikan kembali,” pungkasnya.

Reporter: Angga Prasetya

Editor: Dhita Septiadarma

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *