“Lokomotif itu kemudian bergerak ke Stasiun Kediri dan rangkaian gerbong Kereta Api di bawa ke Stasiun Susuhan Gampengrejo,” bebernya.
Ardian memastikan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, korban Eko Wahyudin mengalami luka sobek berdarah pada kepala bagian depan dan tangan sebelah kiri. Sedangkan, Hari Purnomo mengalami luka berdarah pada kepala bagian depan.
Dari hasil penyelidikan, pada saat kejadian kernet truk, Eko sedang mengemudikan kendaraan berat itu, karena sopir asli, Hari Purnomo mengantuk dan istirahat duduk di sebelahnya.
Selanjutnya, kedua korban langsung dibawa ke RS Aura Syifa Dlopo, Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem untuk mendapatkan perawatan.
“Untuk kerugian materiil dari PT KAI belum ditentukan dan kondisi dump truk mengalami rusak parah,” ungkap Kapolsek Ngasem.
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor: Dhita Septiadarma



















