“Alhamdulillah korban tidak ada. Karena saat kejadian pemilik toko tidak ada di dalamnya,” kata Eko.
Sementara itu, Kapolsek Mojoagung, Kompol Bambang Setyobudi membenarkan adanya peristiwa kebakaran toko sembako di wilayah Desa Dukuhmojo.
“Menurut pemilik toko, kondisi toko sudah tutup, dan pemilik sedang mengaji. Tidak lama baru dapat informasi bila tokonya terbakar,” ujar Bambang.
Akibat peristiwa itu, seluruh isi toko, termasuk mobil pickup yang ada di dalam toko milik Mas’ud ikut terbakar.
“Yang terbakar sembako, dan mobil pickup Grandmax, kerugian sekitar 200 juta rupiah,” tuturnya.
Bambang menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi dan pemilik toko, diketahui api diduga berasal dari konsleting arus listrik yang ada pada kabel di dalam toko.
“Diduga penyebabnya dari kabel CCTV yang ada di pojok dalam toko, itu mengalami konsleting listrik,” tutup Bambang.
Reporter : Taufiqur Rachman / Agung Pamungkas



















