SEJAHTERA.CO – Makanan junk food, istilah yang mengacu pada makanan cepat saji yang tinggi gula, garam, lemak, dan kalori rendah, telah menjadi elemen penting dalam budaya makanan modern.
Ini adalah produk dari perkembangan dalam industri junk food, perubahan sosial, dan perubahan selera rakyat.
Artikel ini akan menjelaskan sejarah junk food, bagaimana makanan cepat saji ini menjadi begitu populer di seluruh dunia.
1. Makanan Cepat Saji Pertama
Sejarah ini dimulai pada abad ke-19 di Amerika Serikat. Penjelajah seperti Cornelius Vanderbilt, yang dikenal dengan sebutan “Komodor,” meminta makanan yang dapat disiapkan dengan cepat dan dimakan dengan mudah saat perjalanan kereta api.
Hal ini mengilhami pembukaan restoran makanan cepat saji pertama, yang disebut “fast food,” seperti yang kita kenal sekarang, di AS.
2. Munculnya Merek Terkenal
Pada awal abad ke-20, merek-merek terkenal seperti Coca-Cola dan Lay’s Potato Chips mulai memasarkan produk makanan cepat saji mereka.
Produk-produk ini menawarkan rasa yang lezat dan kenyamanan, dan segera menjadi ikon budaya kuliner Amerika.
3. Perang Dunia I dan Perang Dunia II
Selama Perang Dunia I dan II, makanan cepat saji menjadi lebih umum karena menyediakan makanan yang siap saji untuk tentara yang sedang berperang.
Perusahaan seperti McDonald’s awalnya melayani prajurit selama perang dan kemudian berkembang menjadi restoran cepat saji terkenal setelah perang.
4. Perkembangan Industri Makanan Cepat Saji
Pada tahun 1940-an dan 1950-an, industri makanan cepat saji mulai berkembang pesat, terutama di Amerika Serikat.
Perusahaan-perusahaan seperti McDonald’s, Burger King, dan KFC membuka cabang-cabang baru di seluruh negeri dan kemudian di seluruh dunia.



















