Orang nomor satu di Kota Pendekar tersebut juga mengungkapkan membuka pintu pelaporan jika ditemukan pelanggaran. Apalagi, yang terkait harus ada pembayaran tertentu agar bisa lolos seleksi.
” Wali kota menegaskan tidak seperti itu. Hal itu bisa dibuktikan dari gelaran seleksi yang sudah-sudah. Mereka yang diterima murni dari hasil seleksi,” bebernya.
“Kalau ada yang seperti itu laporkan ke saya. Itu jelas upaya penipuan. Masyarakat juga jangan mudah tergiur,’’ tandasnya.
Reporter:Rio/Andik


















