Semula harganya masih di kisaran Rp 40 ribu perkilogram, kemudian naik menjadi Rp 60 ribu perkilogram hingga tembus Rp 80 ribu perkilogram. “Kalau petani kesulitan menanam bisa jadi naik lagi harganya,” tambahnya.
Selain cabai, telur juga ada tren kenaikan. Di pasaran saat ini harga di sejumlah pasar tradisional, dipatok antara Rp 23 ribu sampai Rp 25 ribu perkiogram. Kenaikan ini karena peternak mengalami penurunan produksi telur.
Pemicunya karena harga pakan utamanya jagung yang fluktiatif.
“Kalau telur pergantian harganya tidak seekstrem cabai. Naiknya beberapa ribuan saja,” katanya.
Editor: Dhita Septiadarma



















