Pencemaran Limbah Kotoran Sapi di Sungai Kenyang Ponorogo, 22 Instalasi Biogas Tak Memadai

Pencemaran Limbah Kotoran Sapi di Sungai Kenyang Ponorogo, 22 Instalasi Biogas Tak Memadai

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Pencemaran aliran sungai kenyang di Desa Ngadirojo Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo sudah berlangsung belasan tahun.Tingkat pencemaran yang disebabkan oleh kotoran sapi sudah berada di level berbahaya. Aliran sungai yang awalnya jernih menjadi kehijauan dan berbau menyengat.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo sebenarnya telah melakukan langkah pencegahan agar kotoran sapi dari peternakan di Kecamatan Pudak tidak mencemari lingkungan. Salah satunya dengan penyaluran biogas kepada masyarakat peternak sapi di Kecamatan Pudak.

“Tahun ini sudah disalurkan bantuan 22 instalasi biogas ke Kecamatan Pudak. Satu unit instalasi biogas ini untuk tiga peternak,” kata Kepala DLH, Gulang Winarno, kepada wartawan, Kamis (30/11/2023).

Read More

Gulang mengatakan instalasi biogas berjumlah 22 unit tersebut berasal dari batuan pemerintah pusat dan Pemkab Ponorogo. Semuanya telah disalurkan kepada para peternak di Kecamatan Pudak.

Meskipun demikian, Gulang mengakui bahwa jumlah biogas yang telah disalurkan masih jauh dari cukup. Pasalnya, menurut data di Dipertahankan, saat ini jumlah populasi sapi perah di Kecamatan Pudak mencapai 12 ribu ekor.

“Jelas masih kurang, idealnya keberadaan instalasi biogas seharusnya mencapai angka 500-700 unit untuk mencakup kebutuhan tersebut,” paparnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *