Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) Kota Malang, Drs. R. Dandung Julhardjanto, M. T., menjelaskan bahwa lokasi ambrolnya jalan merupakan saluran air peninggalan zaman Belanda.
“Kita masih belum tahu apa penyebabnya, tapi yang jelas lokasi ini adalah gorong-gorong lama peninggalan zaman Belanda. Kemungkinan besar karena aus dan akhirnya menyebabkan ambrol,” jelas Dandung.
Menurutnya diperkirakan cor yang menutupi gorong-gorong runtuh, namun Kepala Dinas PUPRPKP Kota Malang belum dapat memastikan penyebab kejadian tersebut.
Ditanya mengenai antisipasi untuk menangani kejadian ini, R. Dandung menjelaskan beberapa hal.
“Pertama kita akan perbaiki gorong-gorongnya terlebih dahulu, kemudian baru jalannya kita perbaiki. Yang jelas kita sekarang mengamankan lokasi supaya tidak berdampak luas dan menyebabkan korban,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan pihak dinas terkait belum melakukan aktivitas perbaikan, mereka akan berkoordinasi terlebih dahulu termasuk akan mendatangkan alat berat untuk memperbaiki jalan.
Reporter : Arief Juli Prabowo



















