Kediri, SEJAHTERA.CO – Pemerintah Kota Kediri menggelar prosesi adat Manusuk Sima sebagai puncak peringatan Hari Jadi Kota Kediri ke-1147 di kawasan Tirtoyoso, Minggu (26/7/2026).
Tradisi sakral ini kembali digelar di kawasan bersejarah yang diyakini menjadi bagian dari lahirnya Kota Kediri berdasarkan Prasasti Kuwak tahun 879 Masehi.
Acara dihadiri Deputi Bidang Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI Dr. Agus Widiatmoko, M.Hum., Wakil Wali Kota Kediri, Forkopimda Plus, DPRD, Sekda, kepala OPD, unsur TNI-Polri, perbankan, OJK, Bank Indonesia, BNN, tokoh masyarakat, serta ribuan warga.
Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi adat Manusuk Sima, pertunjukan seni budaya, doa bersama, serta penyerahan santunan kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian sosial dalam peringatan Hari Jadi Kota Kediri.
Baca Juga :Peringati 30 Tahun Kudatuli, PDIP Kota Blitar Teguhkan Komitmen Jaga Demokrasi
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan, kembalinya Manusuk Sima ke Tirtoyoso merupakan upaya mendekatkan masyarakat dengan sejarah Kota Kediri.



















