6. Penyulingan Minyak Bumi:
– Dalam industri minyak bumi, ini digunakan untuk memisahkan senyawa alkil dari minyak bumi dalam proses yang dikenal sebagai alkilasi.
7. Pembuatan Baterai:
– H₂SO₄ merupakan komponen penting dalam baterai asam timbal. Ini digunakan sebagai elektrolit untuk memfasilitasi aliran listrik di dalam baterai.
8. Proses Hidrasi Karbonil:
– Dalam produksi asam aseton dan keton lainnya, ini digunakan sebagai katalis dalam proses hidrasi karbonil.
9. Pemurnian Logam:
– H₂SO₄ digunakan untuk memurnikan logam seperti besi dan tembaga. Proses ini dikenal sebagai pemurnian logam dengan asam ini.
10. Industri Penyamakan Kulit:
– Dalam industri penyamakan kulit, ini digunakan dalam proses penghilangan rambut dan penyamakan kulit.
11. Produksi Plastik:
– Beberapa proses produksi plastik melibatkan penggunaan ini sebagai katalis atau dalam reaksi sintesis polimer.
12. Penyulingan dan Pembersihan Gas:
– H₂SO₄ digunakan dalam industri untuk menyuling dan membersihkan gas. Misalnya, dalam produksi gas amonia, ini digunakan sebagai katalis dalam penyulingan.
13. Pemurnian Air dan Pengendalian Polusi:
– Dalam pemurnian air dan pengendalian polusi, ini digunakan untuk menghilangkan kontaminan dan menetralkan limbah industri.
Meskipun penting untuk mengelola penggunaannya dengan hati-hati karena sifatnya yang berbahaya, manfaat yang ditawarkan oleh asam sulfat dalam industri kimia membuatnya tak tergantikan.



















