4. Pelekatan Minyak Peppermint pada Tempat Sarang:
– Identifikasi tempat-tempat yang mungkin dijadikan sarang.
– Tempelkan bola kapas yang sudah diberi minyak peppermint di dekat atau di dalam sarang tikus.
5. Gunakan Kapur Peppermint di Area Kritis:
– Kapur peppermint, yang merupakan serbuk halus beraroma peppermint, dapat digunakan sebagai bentuk tambahan.
– Taburkan kapur peppermint di sekitar celah, lubang, atau area yang sering dilalui.
6. Penambahan Minyak Peppermint pada Pembersih Lantai:
– Tambahkan beberapa tetes minyak peppermint ke dalam pembersih lantai atau deterjen saat membersihkan area yang terkena dampaknya.
– Ini membantu meninggalkan jejak aroma peppermint yang tidak disukai olehnya.
7. Renew Penggunaan Secara Berkala:
– Aroma minyak peppermint tidak akan bertahan selamanya, jadi perbarui aplikasi secara berkala.
– Jangan lupa untuk menambahkan minyak peppermint lagi jika aroma mulai mereda.
Tips Tambahan:
– Pastikan untuk menggunakan minyak peppermint murni tanpa aditif atau campuran tambahan.
– Tindakan pencegahan seperti menjaga kebersihan gudang atau rumah tetap dilakukan untuk meningkatkan efektivitas minyak peppermint.
Selalu pertimbangkan untuk menggunakan metode pencegahan tambahan dan konsultasikan dengan ahli pengendalian hama jika masalah tikus terus berlanjut.



















