Khomsatun, Ibu Rumah Tangga Memproduksi Sabun Alami Berbahan Rempah Yang Ramah Lingkungan

Khomsatun, Ibu Rumah Tangga Memproduksi Sabun Alami Berbahan Rempah Yang Ramah Lingkungan

Keterampilan membuat terasah ketika mendapat ilmu dari Pondok Modern Sumberdaya At-taqwa Nganjuk dan literasi lain. Akhirnya memutuskan mengawali. Soal bahan dasar juga tak sulit mencarinya. Bahan-bahan rempah seperti kunyit, kencur, temulawak, daun kelor, jahe, bengkoang, madu, susu hingga minyak kelapa muda atau VCO.

Sementara bahan lain untuk pengeras natrium hidroksida atau NAOH dan eco enzim.  “Rempahnya dihaluskan sehingga mudah meresap,” jelasnya. Usai dipadatkan dan dicetak, sabun pun dikeringkan, dikemas dan siap dipasarkan.

Dalam sehari mampu memproduksi 30 lebih batang sabun. Sementara dalam sebulan mampu menjual sabun minimal 100 batang. Pangsa pasarnya mulai Indonesia hingga luar negeri. Seperti Hongkong dan Malaysia.

Read More

Sementara pemasaran melalui getok tular hingga online. Sabun pun beraneka jenis. Ada sabun khas kunyit, kopi, jahe, laos, pepaya, sirih, serai, kencur, kelor kunyit dan lain sebagainya. Sabun-sabun itu punya berbagai khasiat.

Di antaranya mengatasi penuaan, halus kulit dan lain sebagainya. “Aromanya juga khas rempah,” katanya. Untuk 1 batang sabun Nimas Ayu dijual Rp 15 ribu.

Reporter : Abdul Aziz Wahyudi, Blitar

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *