Bekasi, SEJAHTERA.CO – Tim DKI Jakarta dan Kalimantan Timur berhak mengamankan masing-masing satu tiket di babak final putaran nasional Piala Soeratin U-13.
Sementara Jawa Timur dan Jawa Barat harus puas berebut juara 3 Piala Soeratin U 13 yang digelar di Bekasi, Minggu (4/2) pagi.
Pengamanan satu tiket ini setelah pada babak semifinal, keduanya sukses menumbangkan lawan-lawannya, di Lapangan Garudayaksa Football Academy, Setu, Kabupaten Bekasi, Kamis (1/2).
Laga semifinal dimulai pukul 15.15 WIB molor 15 menit dari waktu yang sudah ditetapkan sebelumnya pukul 15.00 WIB, dikarenakan hujan deras beserta petir.
Faktor petir yang menjadi pertimbangan laga urung dilakukan pukul 15.00 WIB. Demi keselamatan para pemain U-13 dan terhindar dari sambaran petir, maka laga mundur 15 menit dari waktu yang telah ditentukan.
Baik DKI Jakarta maupun Kalimantan Timur mencetak skor identik 1-0. DKI Jakarta tumbangkan Jawa Barat, sedangkan Kalimantan Timur menghempaskan mimpi Jawa Timur untuk melaju ke final.
Sebuah catatan impresif ditorehkan DKI Jakarta di putaran nasional Piala Soeratin U 13 2023-2024. Tim ini selalu mengamankan kemenangan sejak awal turnamen hingga kemarin memastikan langkah ke final.
Pertandingan berlangsung di bawah guyuran hujan. DKI Jakarta mampu menguasai permainan plus mencetak gol semata wayang pada babak pertama, namun justru mulai tertekan begitu memasuki menit-menit akhir babak kedua.
Usai laga, pelatih DKI Jakarta, Apridiawan, mengakui kondisi cuaca buruk berupa hujan deras membuat anak asuhnya kurang luwes dalam mengolah bola dan menciptakan peluang gol.
Dia bersyukur timnya, DKI Jakarta bisa mempertahankan keunggulan hingga wasit meniup peluit akhir.
“Pertandingan yang sangat sulit. Cuaca hujan deras sehingga lapangan basah dan sedikit tergenang di beberapa titik. Saya meminta anak-anak untuk bermain hati-hati,” kata Apridiawan usai laga.
Apridiawan mengapresiasi mentalitas para pemain yang tetap tenang meskipun lawan menjalankan strategi pressing setelah mereka unggul 1-0. Tim ini bahkan mengukir clean sheet keempat di Piala Soeratin U 13.
“Mentalitas anak-anak pantas diacungi jempol. Kami mampu memanfaatkan peluang yang ada dan menguasai pertandingan. Itulah yang paling penting,” ujarnya menambahkan.
Memandang laga final, Apridiawan mengakui belum mempelajari calon lawannya, yaitu Kalimantan Timur.
“Jujur saya belum mempelajari lawan. Saya fokus kepada tim sendiri dulu, membenahi kesalahan-kesalahan yang kami lakukan di laga semifinal,” ucap Apridiawan.


















