“Karena banyak yang beli akhirnya dibatasi pembeliannya. Maksimal 4 pak, karena banyak yang membeli,” katanya.
Dia menambahkan kali ini dirinya mendapatkan jatah 800 pak atau karung kecil. BerasĀ itu sebagian dijual langsung ke warga sementara sisanya dijual ke pedagangĀ atau toko kelontong.
Pihaknya tak bisa memprediksi sampai kapan beras premium turun banyak. Karena biasanya jelang Ramadan memang sejumlah barang kebutuhan dapur naik. (ziz)



















