“Mulai dari yang dasar hingga yang lebih mendalam, sesuai dengan minat dan minat para santri,” lanjutnya.
Selain belajar ilmu agama, para santri juga diajarkan tentang akhlaq dan fiqih, yang merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter dan kepribadian yang baik.
“Di bulan Ramadan ini, suasana belajar pun menjadi lebih khusyuk dan penuh berkah, karena santri berdoa dan bertakbir sambil mengaji kitab kuning,” ungkapnya.
Sementara, Mohamad Nur Hidayat, seorang santri dari Magetan, berbagi pengalamannya di bulan Ramadan ini. Ia mengungkapkan bahwa di bulan Ramadan, banyak kesempatan bagi para santri untuk mengaji karena libur sekolah.
Pada hari itu, ia dan teman-temannya mempelajari kitab kuning Safinatun Najah tentang rukun iman.
“Dari mengaji kitab kuning tersebut, kami mendapatkan banyak ilmu yang nantinya akan menjadi bekal ketika kami lulus dan terjun ke masyarakat. Ilmu yang kami peroleh tidak hanya untuk disimpan, tetapi juga untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya dengan penuh semangat.
Reporter : Taufiqur Rachman / Agung Pamungkas
Editor : Gimo Hadiwibowo



















