Gayung bersambut, seiring dengan diplesternya lantai rumah Mbah Giman, komunitas emak-emak dari Nganjuk ini kembali datang dengan membawa baju, kasur, bantal, meja kecil, dan lainnya.
“Sementara hanya ini yang kami berikan untuk Mbah Giman, namun secara berkala Srikandi GM akan tetap sambang ke rumah Mbah Giman,” tutur perempuan asal Lingkungan Keringan Kelurahan Mangundikaran, Nganjuk ini.
Punggawa Srikandi GM ini berharap ada pihak yang peduli pada kondisi Mbah Giman untuk membantu baik itu secara finansial maupun pemeriksaan kesehatan, agar Mbah Giman mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan lebih layak.
“Mbah Giman butuh uluran tangan. Semoga ada dermawan yang membantu kelangsungan hidupnya,” ucap Marti Sulistiani dengan mata berkaca-kaca.
Kedatangan Srikandi GM kali kedua ke kediaman Mbah Giman, disambut hangat oleh aparat pemerintah desa setempat. Srikandi GM disambut oleh ketua RT, kasun, dan modin desa.
“Terima kasih kami haturkan kepada saudara-saudara dari Nganjuk atas kepeduliannya terhadap Mbah Giman,” tutur Faisal (30) Kasun Kedungsari.
Sementara itu, Taniran Kepala Desa Kedungsari mengaku terharu atas kepedulian Srikandi GM terhadap kehidupan warganya yang sebatang kara ini.
“Srikandi GM sudah koordinasi dengan kami. Selanjutnya kami akan membicarakan kondisi Mbah Giman bersama pihak keluarga untuk mengambil langkah apa yang dapat dilakukan untuk membantu Mbah Giman,” ujarnya.
Editor : Muji Hartono



















