Blitar, SEJAHTERA.CO – DPRD Kota Blitar menggelar hearing atau dengar pendapat untuk memediasi kisruh antara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar dan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Blitar. Pertemuan tersebut dilakukan guna mencari solusi atas belum dicairkannya dana hibah bagi KONI pascapengukuhan kepengurusan oleh KONI Jawa Timur.
Baca juga:KAI Daop 7 Tutup Perlintasan Liar di Blitar, Total 12 Titik Ditutup Sepanjang 2026
Wakil Ketua III KONI Kota Blitar, Pribadi Utomo, mengatakan belum cairnya dana hibah berdampak langsung terhadap pembinaan atlet dan cabang olahraga (cabor). Kondisi itu dinilai mengganggu persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur 2026.
Menurutnya, jika situasi tersebut terus berlanjut, target prestasi Kota Blitar dalam ajang olahraga berpotensi terganggu karena minimnya persiapan.
“Sampai saat ini dana hibah belum dicairkan ke KONI. Selain itu, kantor sekretariat yang sebelumnya ditarik juga belum diserahkan kembali. Akibatnya, kegiatan kesekretariatan harus berpindah-pindah tempat,” ujar Pribadi Utomo, Rabu (15/7/2026).
Pribadi menilai alasan yang disampaikan Dispora terkait status Ketua Umum KONI Kota Blitar, M. Samanhudi Anwar, sebagai pihak yang dinilai tidak cakap hukum, tidak memiliki dasar yang kuat. Menurutnya, setelah kepengurusan dikukuhkan oleh KONI Jawa Timur, seharusnya tidak ada lagi persoalan administratif yang menghambat pencairan dana hibah.
“Ketika sudah dikukuhkan KONI Jawa Timur, seharusnya sudah sah dan tidak ada masalah lagi. Namun hingga kini masih disebut perlu kajian. Kami juga sudah dua kali mengajukan audiensi, tetapi belum mendapat tanggapan,” katanya.
Ia menjelaskan, saat ini masih terdapat sisa dana hibah sebesar Rp2,4 miliar dari total Rp2,8 miliar yang telah disepakati dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Dana tersebut belum dapat dicairkan dan berdampak pada pembinaan 45 cabang olahraga di bawah naungan KONI Kota Blitar.
Padahal, dana tersebut dibutuhkan untuk mendukung program pembinaan atlet serta persiapan menghadapi Popda XV Jawa Timur di Ngawi dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur tahun 2027 di Surabaya.



















