Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Pedagang di destinasi wisata Trenggalek dilarang pasang tarif tak wajar saat momentum libur panjang lebaran alias “aji mumpung”. Hal itu dilakukan untuk menjaga citra baik mengingat wisata di Trenggalek jadi ‘jujukan’ para pelancong dalam momentum libur panjang tahunan itu.
“Kami himbau untuk harga yang standar-standar saja. Jadi jangan sampai ada ulah oknum sehingga merusak citra baik wisata secara keseluruhan,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Trenggalek, Sunyoto, Rabu (3/4).
Meskipun belum ada aduan tentang harga tak wajar di destinasi wisata Trenggalek, namun selaku dinas pengampu selalu melakukan langkah antisipatif. Diantaranya dengan melakukan sosialisasi bersama instansi terkait lainnya.
“Jangan sampai ada nila setitik rusak susu sebelanga,” imbuhnya.
Pihaknya gencar melakukan sosialisasi itu bukan tanpa alasan. Pasalnya pada saat libur lebaran, destinasi wisata favorit Trenggalek seperti misalnya Pantai Karanggongso, Pantai Mutiara hingga Prigi ramai diserbu para wisatawan.
Berkaca pada tahun lalu, jumlah kunjungan wisatawan di Trenggalek hampir menembus 1 juta pengunjung.



















