Di samping itu, Lintang juga menjelaskan bahwa jumlah pengunjung selama Ramadan tahun ini mengalami peningkatan yang signifikan, yaitu sebesar lima hingga sepuluh persen.
“Kalau hari ini kita berhasil mencapai sekitar 1.200 pengunjung. Namun untuk hari H lebaran biasanya memang tidak terlalu ramai karena banyak dari masyarakat yang mudik tapi kita berharap bisa lebih tinggi dibandingkan tahun kemarin,” katanya.
Dia memprediksi puncak pengunjung KBS pada periode libur lebaran akan jatuh di tanggal 14 April 2024, tepatnya saat masa arus balik mudik Lebaran dimulai.
“Untuk tahun kemarin pada masa libur lebaran, puncak pengunjung ada sekitar 150.000 dan kami berharap di tahun ini ada peningkatan 100 persen,” kata dia.
Oleh karena itu, untuk mengantisipasi pengunjung yang membludak, KBS bekerjasama dengan pihak kepolisian dan TNI untuk membantu penertiban pengunjung hingga alur parkir.
Untuk alur parkir KBS selama masa libur lebaran, para pengunjung bisa memantau melalui Instagram di akun resmi KBS @ kebunbinatangsurabaya.
“Disana sudah kami sediakan barcode yang nantinya akan ada peta untuk rute parkir,” jelasnya.
Dia juga menjelaskan nantinya untuk roda dua saja yang bisa parkir di dalam KBS. Sedangkan kendaraan roda empat akan diarahkan parkir di Terminal Joyoboyo.
Sementara terkait maraknya parkir liar yang ada di sekitaran KBS, Lintang menegaskan bahwa hal itu bukan menjadi kewenangan KBS melainkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya dan kepolisian. Namun, pihak KBS bisa membantu untuk pelaporan.
“Jika pengunjung ada yang melihat orang yang melakukan parkir liar, Anda bisa memfoto lalu kirim melalui DM di media sosial kami. Nanti akan kami bantu untuk menindaklanjuti dengan melaporkan kepada pihak kepolisian agar para “preman” itu mendapatkan punishment.
Karena jika tidak ada laporan tertulis, maka mereka hanya akan dapat pembinaan saja setelah itu balik lagi,” pungkasnya.
Editor: Gimo Hadiwibowo



















