Kesaksian Keluarga Penyintas Bencana Longsor Trenggalek, Ambil Keputusan Tepat Meskipun Berat, Rumah Rusak dan Mengungsi

Kesaksian Keluarga Penyintas Bencana Longsor Trenggalek, Ambil Keputusan Tepat Meskipun Berat, Rumah Rusak dan Mengungsi

Dalam sekejap, rumah Sarjuni terguncang oleh aliran lumpur dan batu yang bergerak cepat, mengancam untuk mengubur semuanya di bawah reruntuhan.

Dalam kepanikan dan ketakutan, Sarjuni segera berteriak dan lari bersama keluarganya, menyelamatkan diri dari reruntuhan material. Hujan deras membuat jalanan licin dan sulit dilewati, namun mereka tidak menghiraukan.

Mereka terus melangkah dengan gemetar dalam kegelapan malam, di bawah sorotan petir yang menyala-nyala di langit untuk berjuang bertahan hidup.

Read More

“Sekitar pukul 22.00 WIB lebih terdengar suara gemuruh dari belakang rumah. Kami langsung berupaya menyelamatkan diri,” ujarnya.

Meskipun rumah mereka hancur dan harta benda lenyap dalam kilatan petir, Sarjuni dan keluarganya selamat dari bencana yang hampir merenggut nyawa mereka.

Selain rumah Sarjuni, bencana longsor yang terjadi beberapa hari lalu itu juga merusak rumah di sekitarnya yaitu rumah Nurudin dan Nurpanto, anak dan cucu Sarjuni.

“Rumah pada bagian dapur dan kamar rusak, jebol terkena longsor. Ketinggian material kurang lebih sekitar 1 meteran,” jelasnya.

Meskipun kehilangan rumah dan harta benda, Sarjuni dan keluarga merasa bersyukur karena selamat tanpa luka serius.

Pasca kejadian itu, pihaknya memilih mengosongkan rumah dan tinggal sementara waktu di rumah tetangga lainnya sambil berusaha untuk pulih dan memulai kembali kehidupan mereka.

Keputusan Sarjuni tepat, menyelamatkan diri tepat waktu meskipun berat karena tak sempat menyelamatkan harta bendanya.

Peristiwa ini sekaligus pengingat bahwa pentingnya kesiapsiagaan dalam menanggulangi bencana. Mitigasi bencana itu untuk mengurangi risiko dan fatalitas dampak bencana.

“Kami bersyukur atas keselamatan yang diberikan dan akan bangkit dari situasi ini,” pungkasnya.

Reporter : Angga Prasetya

Editor : Dhita Septiadarma

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *