DBD Merebak, Berkah Petani Jambu Merah Desa Karangsono Kanigoro Blitar, Omzet Sehari Capai Rp 2 Juta

DBD Merebak, Berkah Petani Jambu Merah Desa Karangsono Kanigoro Blitar, Omzet Sehari Capai Rp 2 Juta

Blitar, SEJAHTERA.CO – Banyak cara untuk menaikkan trombosit bagi pasien demam berdarah dengue yang saat ini menggejala di Blitar Raya. Salah satunya banyak-banyak mengkonsumsi jus buah jambu merah.

Di Desa Karangsono, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar dikenal gudangnya petani jambu. Saat ini kerap jadi jujugan. Berikut laporannya

Demam berdarah dengue atau DBD saat ini menjadi momok di Kabupaten Blitar. Sejak Januari hingga April ini, sedikitnya ada laporan 538 warga terkena DBD.

Read More

Bahkan tujuh di antaranya meninggal karena keganasan serangan. Seiring dengan banyaknya kasus DBD, warga dan keluarga pasien berbondong-bondong ke Karangsono untuk membeli jambu merah.

“Iya karena DBD meningkat, banyak yang membeli jambu merah. Gunanya menaikkan darah trombosit,” kata Mufid Raharja.

Ya, Mufid adalah salah satu di antara 20 lebih petani jambu merah di Desa Karangsono. Pria berusia 32 tahun ini sudah lama malang melintang di dunia pertanaman buah berkulit hijau itu.  Saking banyaknya petani yang menanam, Desa Karangsono mendapat sebagai gudangnya jambu merah asal Blitar. Bahkan, pada  Desa Karangsono menyandang sebagaj  juara 1  lomba desa di tingkat provinsi Jatim pada 2016.

“Ya karena banyak yang menanam. Desa Karangsono juga menyandang desa wisata petik buah jambu,” katanya.

Mufid pun menjlentrehkan awal mula desanya banyak yang menanam buah jambu merah. Berawal ketika dirinya pernah tergolek karena DBD.  Itu ketika masih sekolah di SMA.

Ketika menjalani perawatan ternyata dalam dunia medis, jambu merah bagus untuk meningkatkan trombosit darah. Saran itupun dilakoni.

Selain mendapatkan perawatan medis, juga konsumsi jus jambu. “Kebetulan di kampung banyak jambu akhirnya mengiyakan,” kata pria yang juga pengajar di SDN Gogodeso 2, Kanigoro ini.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *