“Untuk di Kota Kediri program ini disiapi sekitar 358 anak yatim, dan pemberiannya tidak hanya hari ini. Kita memprogramkan diberikan setiap Hari Kamis, tapi pada bulan ini harus tuntas diberikan kepada 358 penerima tersebut, terang Paulus.
Melalui penyaluran bantuan ini, dirinya berharap dapat mencukupi kebutuhan untuk anaknya serta dimanfaatkan secara bijak sebagaimana mestinya. “Semoga bisa membantu meringankan ekonomi orang tua untuk memberikan kebutuhan anaknya,” tandasnya.
Salah satu penerima, Cintya (8 tahun) asal Kelurahan Banjaran merasa bersyukur dan senang mendapat bantuan yang baru kali pertama Ia dapatkan ini. “Alhamdulillah senang sekali bisa membantu untuk bayar study tour sekolah nanti,” kata dia.
Didampingi sang Ibu, dia menjelaskan, proses yang dilaluinya saat mengambil bantuan ini cukup mudah, antara lain: verifikasi data, penyerahan bantuan ATENSI, dan foto dokumentasi. Ibunda Cintya menambahkan, dokumen yang dipersiapkan pun cukup sederhana, antara lain: KTP orang tua, KK, KIA, serta akta lahir anak.
“Semoga anak yatim piatu dapat semua secara merata supaya bisa menikmati semua untuk keperluan sekolah,” tutupnya.
Editor: Dhita Septiadarma


















