“Kami menyaksikan dan menganalisis semua pertandingan Tiongkok, karena kami merasa akan bertemu,” kata pelatih Kim Eun-jung.
Tiongkok, katanya, adalah tim ofensif yang bagus tetapi seperti tim lainnya, mereka memiliki kekuatan dan juga kelemahan.
“Jadi, kami akan mencoba memanfaatkan (kelemahan Tiongkok) apa yang telah kami pelajari,” sambungnya.
Pemenang Kejuaraan Wanita AFC U-16 tahun 2009 itu sebelumnya kalah 3-0 dari Jepang di semifinal, dan Kim Eun-jun, mengatakan timnya bertekad untuk tampil baik melawan Tiongkok.
“Sekarang kami tidak bisa mundur. Semua pemain bersiap dan fokus untuk pertandingan. Saya yakin para pemain akan bertarung dengan baik dan kami bisa melaju ke Piala Dunia,” sebutnya.
Benar, saat berlaga, antara Korea Selatan kontra Tiongkok, keduanya menguji permainan di 10 menit pertama.
Lalu Casey Phair dari Korea Selatan membuka skor lebih dahulu pada menit ke-13 setelah mendapat umpan dari Won Jue-un.
Tiongkok kurang beruntung karena gagal menyamakan kedudukan pada menit ke-17, upaya Li Yuhan dari jarak dekat hanya beberapa senti saja meleset dari sudut kiri gawang.
Mereka memiliki peluang lain sebelum turun minum, namun sepakan Wang Dantong dari luar kotak penalti menyusul bola mati, masih melambung jauh dari gawang lawan.
Tim Asia Timur itu menguasai permainan. Tepat setelah turun minum, dengan kiper Korea Selatan Woo Su-min terpaksa melakukan penyelamatan putus asa terhadap Liu Zeyu pada menit ke-46.
Tiongkok terus menekan Woo, dan kerja keras mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-82 ketika Dong Yujie berlari di sisi kiri dan dengan tenang mencetak gol penyeimbang.
Respons Korea Selatan segera terjadi ketika Phair sekali lagi memanfaatkan umpan buruk untuk mencuri bola sebelum masuk ke kotak penalti dan melewati Hou Shumei, untuk menciptakan gol keduanya di laga ini, menit ke-84.
Dengang kemenangan inim Korea Utara tidak hanya berhak menyombongkan diri sebagai tim putri U 17 terbaik ketiga se-Asia, tapi juga memastikan diri lolos ke Piala Dunia Wanita FIFA U-17 di Republik Dominika 2024.
Editor: Gimo Hadiwibowo


















