“Rata-rata mulai Rp 30 – 50 ribu per ekor. Kalau tanduknya besar dan perlu waktu lama untuk pengerjaan, biasanya saya patok harga mulai Rp 50 ribu,” ujarnya.
Selama mengerjakan perawatan sapi, Sugeng Riyanto juga tidak terlalu membutuhkan waktu lama yang mana rata-rata satu sapi selesai dikerjakan selama 30 menit. Namun, terkadang dia juga memerlukan waktu selama kurang lebih 1 jam untuk mengerjakan satu sapi jika proses pengerjaannya sulit.
Selain itu, kesulitan lain yang dihadapinya itu salah satunya disebabkan dari sapinya itu sendiri, lantaran sapi tersebut berontak saat Sugeng Riyanto hendak mempercantik sapi tersebut. Tidak jarang Sugeng Riyanto justru diserang oleh sapi yang digarapnya lantaran sapi tersebut merasa terganggu.
“Pernah diserang saat membersihkan kuku sapi yang saya kerjakan, mungkin dia merasa terganggu. Tetapi bagi saya hal itu sudah biasa, kuncinya hanya satu, jangan ragu,” jelasnya.
Sugeng Riyanto rupanya sudah membuka jasa Salon Sapi selama 12 tahun terakhir, tepatnya sejak tahun 2012 silam. Namun, sebelum terjun pada profesinya sekarang, rupanya Sugeng Riyanto lebih dulu pernah bekerja di perantauan selama beberapa tahun.
Setelah pulang merantau dan menikah, Sugeng Riyanto dilarang merantau lagi oleh istrinya, sehingga dia harus mencari pekerjaan lain di Tulungagung untuk memberi nafkah keluarganya. Kebetulan saat itu, ayah Sugeng Riyanto sudah lebih dahulu menjalankan profesi ‘Salon Sapi’ dan dirinya tertarik untuk terjun di sana.
“Awalnya cuma bantu-bantu ayah saya, karena dia banyak orderan, jadi saya bantu. Lama-lama jadi tertarik. Peralatannya cuma celurit kecil dan ampelas, itu saja,” pungkasnya.
Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Dhita Septiadarma



















