Tim Inafis Polres Tulungagung dibantu Basarta Tulungagung segera mengevakuasi korban menggunakan perahu karet.
Diketahui, saat itu kondisi jasad korban sudah membengkak dan mengeluarkan bau busuk serta bagian kepala sudah rusak.
“Korban dievakuasi menggunakan perahu karet. Saat itu jasad korban sudah mengeluarkan bau busuk yang menyengat dengan kondisi kepala yang rusak,” jelasnya.
Setelah berhasil dievakuasi ke daratan, Mujiatno menyebut, petugas sempat melakukan pemeriksaan dan tidak mendapati adanya identitas korban.
Diketahui, korban juga sudah sulit dikenali lantaran kondisi badan yang membengkak dan kepala sudah rusak.
Korban kemudian segera dibawa ke RSUD dr Iskak untuk menjalani penanganan lebih lanjut termasuk untuk menguak identitas korban yang sebenarnya.
Saat ini, petugas juga belum mengetahui penyebab meninggalnya korban apakah murni tenggelam atau ada faktor lain.
“Kalau ada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya, bisa segera melapor ke Polres Tulungagung atau datang ke RSUD dr Iskak,” pungkasnya.
Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Gimo Hadiwibowo



















