Dari pantauan di lapangan, jumlah sapi yang diperjualbelikan di pasar pahing juga mengalami kenaikan, jika hari biasanya berkisar 200 ekor saat ini diperkirakan mencapai 450 ekor.
Hal ini dipengaruhi oleh tidak adanya kasus PMK dan LSD di Ponorogo. Dimana pada tahun lalu, Ponorogo menjadi salah satu kabupaten dengan kasus PMK tertinggi.
Sementara itu, Muhammad Tobari salah satu pembeli mengatakan jika dirinya memang sengaja membeli di pasar pahing. Karena pilihan dan jenis sapi yang banyak, meskipun harga saat ini lebih tinggi dibandingkan dengan tahun lalu.
“Tahun lalu saya dapat Rp 21 juta sudah besar, ini tadi ukuran yang sama mintanya Rp 21,5 juta. Sabar dulu cari cari lagi,” pungkas warga Kecamatan Sukorejo itu.
Reporter : Sony Dwi Prastyo
Editor : Gimo Hadiwibowo



















