“Saya akan terus belajar, dan itu sangat diperlukan agar saya dan Noa bisa berkomunikasi baik dengan tim di atas lapangan. Akan tetapi dengan kami bisa lebih dekat dengan mereka, saling mengerti mau masing-masing, itu menjadi lebih baik,” kata Estella.
Sebelumnya, mereka berdua sudah dikenalkan oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir, saat dirinya bersama Exco PSSI, Vivin Cahyani, serta Satoru Mochizuki yang membawa asisten pelatih baru bernama Takumi Taniguchi mengadakan pertemuan di Jakarta.
Baca Juga: Aktor Hengky Kurniawan Dapat Restu Macung Cawali, Ini Kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar
Keduanya mengungkapkan kenapa memilih Indonesia.
“Sejak kecil saya selalu mendambakan bermain di negara lain, saya ingin mengetahui lebih dalam mengenai kultur budaya negara asal saya (Indonesia), bagaimana mereka bermain sepak bola, dan ingin bergabung. Jadi ini lebih ke perasaan yang ada jauh dari dalam lubuk hati saya terhadap Indonesia,” ungkap Estella.
Sementara itu, menurut Noa, “Sebenarnya banyak keluarga saya itu orang Indonesia, ayah saya orang asli Indonesia dan banyak semua keluarga saya tinggal di Belanda, dan mereka sangat gila sepak bola,”.
“Jadi saya juga dari kecil mulai menyukai sepak bola, karena saya sangat terikat dengan itu dan berasal dari keluarga yang juga gila sepak bola, dan akan sangat merasa terhormat bagi saya bisa bermain untuk Timnas Wanita Indonesia,” kata Noa.
Terakhir, keduanya memiliki harapan dan impian bersama Timnas Wanita Indonesia, kalau nanti terpilih dan masuk dalam tim asuhan Satoru Mochizuki.
Baca Juga: Pejalan Kaki Asal Desa Rejowinangun Tewas Tertabrak Motor, Kanit Gakkum Satlantas Polres Trenggalek Ini Kronologinya
“Apabila kami masuk bergabung di Timnas Wanita Indonesia, saya berharap bisa meraih semuanya. Pertama mungkin akan sangat menyenangkan jika kami bisa lolos dari grup di kejuaraan Asian Cup mendatang,” sebut Noa.
“Saya rasa Noa sudah menyebutkan semuanya, pertama lolos di fase grup Asian Cup dan bisa meraih kemenangan di setiap laga yang kami jalani,” tutup Estella.
Editor: Gimo Hadiwibowo


















