“Dengan support dan fasilitasi ini, kita akan berupaya semaksimal mungkin agar Pilkada baik itu Pilgub ataupun Pilwali nanti bisa terselenggara dengan baik,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Nia juga menyampaikan informasi kepada peserta dan tamu undangan yang hadir, bahwa KPU Kota Kediri saat ini sedang melalui proses tahapan pencocokan dan penelitian data Pemilih.
Berdasarkan data coklit yang dikumpulkan di KPU Kota Kediri, terdapat sebanyak 222.451 pemilih yang akan dicoklit oleh 782 pantarlih.
“Sampai dengan hari ini di hari ke 8, prosentase dari teman-teman pantarlih Kota Kediri 53,33% berdasarkan laporan dari e-coklit. Jadi kalau sudah 53,33%, berarti sudah lebih dari 100ribu data yang tercoklit,”terangnya.
Nia berharap di minggu kedua nanti, Pantarlih bisa mencapai 100% coklit, sehingga di minggu ketiga dan keempat PPS bisa melakukan evaluasi progress coklit dengan pantarlih.
Nia juga berharap kegiatan rakor dan sosialisasi ini, bisa menjadi wadah bagi PPS dan PPK untuk berdiskusi dan belajar secara bersama-sama, sehingga Pilkada 2024 mendatang dapat berjalan dengan sukses, lancar tanpa ada kendala.
Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut, yaitu Komisioner KPU, Sekretaris KPU Kota Kediri, Camat se-Kota Kediri, ketua, sekretaris dan anggota PPK se-Kota Kediri, ketua, sekretaris dan anggota PPS se-Kota Kediri.
Editor: Dhita Septiadarma


















