Baca Juga :Ribuan Butir Pil Dobel L dan Sabu Disita Polres Kediri, Pelaku Diamankan di Rumah Mertuanya
Terkait lokasi kekeringan, untuk di Kecamatan Campurdarat ada di satu desa yakni Desa Campurdarat, kemudian Kecamatan Pucanglaban satu titik di Desa Demuk. Lalu Kecamatan Besuki satu titik di Desa Besuki, Kecamatan Rejotangan satu titik di Desa Sumberagung, Kecamatan Kalidawir dua titik di Joho dan Kalibarur.
“Sisanya tiga titik di Kecamatan Tanggunggunung yakni berlokasi di Desa Pakisrejo, Kresikan, dan Tenggarejo. Total ada 9 desa dari 6 Kecamatan,” ungkapnya.
Baca Juga :Lagi, Timnas Indonesia Cetak Sejarah, Bantai Argentina 2-1 pada Seoul Earth On Us Cup 2024 di Korsel
Taat menjelaskan, secara bertahap juga akan terus melakukan dropping air bersih kepada warga yang membutuhkan. Dia memastikan, hal ini akan berlanjut sampai musim kemarau berakhir, kemungkinan pada Oktober 2024.
Penyaluran truk tangki air bersih itu dilakukan oleh Polsek dan Koramil yang lebih mengerti medan dan titik mana yang membutuhkan.
Baca Juga :Tetes Air Mata Kris Dayanti, Saat Daftar Calon Wali Kota Batu
“Untuk kebutuhan air secara permanen kita berupaya untuk membangun sumur bor. Saat ini sudah proses pembangunan di 3 kecamatan. Kita mengupayakan di 6 kecamatan minimal satu sumur bor, solusi untuk lebih permanen lebih jangka panjang,” pungkasnya.



















