Setelah menerima laporan itu, petugas gabungan terdiri dari TNI-POLRI, BPBD, Perhutani, serta unsur terkait lainnya serta dibantu masyarakat melakukan pemadaman api. Dengan sistem ilaran dan gepyok, api dapat dipadamkan sekitar pukul 20.00 WIB.
Baca Juga :Akibat Perampokan, New Mart Ngadiluwih Rugi Rp 30 Juta, Ini yang Digasak
“Medan yang terjal dan curam jadi salah satu kendala dalam proses pemadaman,” ujarnya.
Dari hasil pendataan, sebanyak 1,5 hektare di luas lahan baku seluas 25,5 hektare mengalami dilaporkan terbakar. Hutan yang terbakar itu ditumbuhi tanaman jati. Dengan kata lain, jika ditotal dalam sehari Trenggalek dilanda kebakaran seluas 3,5 hektare di dua titik yang berbeda.
“Betul, ada dua titik. Siang dan malam,” jelasnya.
Baca Juga :Gadis Sumberbrantas Batu Tewas Gantung Diri, Begini Kejadiannya
Dalam kesempatan itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dan waspada utamanya terhadap potensi kebakaran saat beraktivitas di sekitar area hutan. Sementara untuk penyebab kebakaran itu masih dalam pendalaman petugas.
“Selalu hati-hati dan waspada, apalagi saat kemarau seperti saat ini,” pungkasnya.



















