Progres 9 Titik Pedestrian di Kota Batu Capai 65 Persen, Oktober Wajib Selesai

Progres 9 Titik Pedestrian di Kota Batu Capai 65 Persen, Oktober Wajib Selesai
Pedestrian yang dilakukan di 9 titik mulai tampak selesai. (arief/sejahtera.co)

Lebih lanjut, dengan adanya pembangunan pedestrian, irigasi dan pengaspalan dengan total Rp 14 miliar tersebut memiliki banyak dampak positif bagi kota wisata.

Di antaranya meningkatkan kualitas lingkungan karena akan semakin banyak wisatawan yang berjalan kaki.

“Selain itu nantinya pedestrian akan dipercantik dengan ditambahkan fasilitas yang lengkap. Seperti tempat duduk, lampu penerangan dan rambu-rambu lalu lintas yang jelas sehingga lebih nyaman digunakan,” paparnya.

Read More

Baca Juga :Antisipasi Terkendala Cuaca, DKPP Kota Blitar Minta Tambah Pekerja Proyek Rehab Pasar Ikan Hias

“Bahkan nanti akan ada CSR dari salah satu kampus swasta berupa lampu hias di jalan-jalan Kota Batu,” sambungnya.

Alfi juga memastikan, aksesibilitas pedestrian dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan disabilitas. Seperti penyediaan jalur khusus untuk kursi roda dan membuat kota menjadi lebih inklusif.

“Ini juga upaya Pemkot Batu untuk memperkuat citra Kota Batu sebagai kota wisata yang humanis atau ramah pejalan kaki. Serta kami berharap pedestrian juga dapat menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Kota Batu,” imbuhnya.

Baca Juga :Puluhan Emak-emak di Trenggalek Ikut Pelatihan Kewirausahaan, Sasar Pelaku Usaha Rintisan di Bawah 1 Tahun

Sembilan titik pedestrian yang dikerjakan meliputi ruas Jalan Panglima Sudirman, Ruas Jalan Diponegoro, Jalan Pattimura, Ruas Jalan Hasan Halim, Jalan Sultan Agung, Jalan Dewi Sartika, Jalan Bromo, Jalan Semeru dan ruas Jalan WR Supratman.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *