Kekeringan di Trenggalek Terus Meluas, Lebih dari 13 Ribu Warga di 33 Desa Alami Krisis Air Bersih

Kekeringan di Trenggalek Terus Meluas, Lebih dari 13 Ribu Warga di 33 Desa Alami Krisis Air Bersih
Petugas BPBD Trenggalek saat mendistribusikan air bersih. (angga/sejahtera.co)

Dia menjelaskan, rata-rata kondisi sumber air di daerah terdampak mengering sehingga tak lagi bisa diakses warga. Akibatnya warga kesulitan mencukupi kebutuhan air bersih.

“Untuk memenuhi kebutuhan warga, kami bersama instansi terkait lainnya terus mendistribusikan air bersih,” ujarnya.

Hingga saat ini petugas sudah mendistribusikan sebanyak 158 kali tangki air bersih kapasitas 4000 hingga 6000 liter, 93 tandon, 33 tandon lipat, 128 terpal dan 323 juriken.

Read More

Baca Juga :Baru Dilantik, Puluhan Anggota DPRD Tulungagung gadaikan SK Pengangkatan

Jumlah itu belum termasuk bantuan distribusi air yang dilakukan instansi vertikal termasuk pihak-pihak lainnya.

“Kami lakukan upaya penanganan bersama untuk menanggulangi krisis air bersih,” jelasnya.

Krisis air bersih di Kabupaten Trenggalek diperkirakan masih terus meluas mengingat belum adanya tanda-tanda turun hujan.

Meskipun beberapa waktu lalu Kabupaten Trenggalek diguyur hujan di sebagian wilayah, namun kondisi itu belum bisa mengentaskan kekeringan di Kabupaten Trenggalek.

Baca Juga :Pemotor Kediri Meninggal Dunia Tabrak Dump Truk Mundur di Kediri

“Jumlah ini berpotensi terus meluas melihat dinamika cuaca saat ini,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *