Iptu Siswo Edi menyebut, kejadian berawal panitia membagikan Snack dan minuman kemasan yang kemungkinan sudah kedaluarsa. Setelah dikonsumsi, sekitar 30 menit korban tiba-tiba saling berjatuhan hingga pingsan.
Selanjutnya, petugas, desa setempat, dan warga langsung mengevakuasi korban menuju ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Baca Juga :Sebanyak 3.080 Kotak Suara Dirakit, Ketua KPU Ponorogo: Target Selesai Awal Bulan
“Mereka (korban) berjatuhan kami bawa ke RSUD Pare dan RS HVA Pare untuk ditangani,” ucapnya.
Menurut polisi, ada sekitar 100 orang yang sudah diobservasi dan ditangani dokter lalu diberikan obat. Sedangkan, korban opname ada tiga orang dan berbaring ada 20 orang. Adapun, jumlah korban yang berada di RS HVA Pare sebanyak 26 orang.
“Ini masih ditangani dokter, terkait perkembangannya akan kami sampaikan lebih lanjut,” ungkap mantan KBO Satlantas Polres Kediri ini.


















