DPRD Jatim Tinjau Longsor Slahung, Struktur Tanah Gunung Purba jadi Salah Satu Penyebab

DPRD Jatim Tinjau Longsor Slahung, Struktur Tanah Gunung Purba jadi Salah Satu Penyebab
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur saat meninjau salah satu titik longsor di Jalan Ponorogo-Pacitan, Kecamatan Slahung.

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Peristiwa tanah longsor di Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo pada 14 April lalu mendapat perhatian serius dari anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur.

Hal itu terlihat saat rombongan melakukan monitoring bersama Unit Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Jawa Timur wilayah Madiun di sejumlah titik longsor di ruas Jalan Raya Ponorogo-Pacitan.

Dari hasil peninjauan, longsor tidak hanya dipicu tingginya curah hujan. Namun, juga disebabkan kondisi struktur tanah yang berasal dari kawasan Gunung Purba.

Read More

“Selain faktor hujan, akademisi dari UGM menemukan ada pelapukan kontur tanah sedalam 30 hingga 35 meter. Lokasi ini masih wilayah gunung purba,” ungkap anggota Komisi D DPRD Jatim, Diana AV Sasa. Kamis (23/4/2026).

Perempuan yang akrab disapa Mbak Sasa itu menyebut, titik longsor berada di kawasan hutan lindung milik Perhutani. Kondisi ini membuat penanganan tidak bisa dilakukan secara parsial dan membutuhkan koordinasi lintas sektor.

Baca Juga :Pemuda Bunuh Diri Lompat dari Jembatan Cangar, Ternyata Warga Lumajang

“Memang lokasi ini sudah sering terjadi longsor dan mengganggu aktivitas lalu lintas. Tapi ini sangat kompleks karena statusnya hutan lindung, sehingga perlu kita koordinasikan dengan Perhutani,” imbuhnya.

Menurut politisi PDI Perjuangan tersebut, diperlukan langkah penanganan jangka panjang agar kejadian serupa tidak terus berulang, terutama saat musim hujan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *