Baca Juga :Gudang Penyimpanan Sekam di Desa Srikaton Terbakar, Kapolsek Ngunut: Ini Penyebabnya
Inovasi itu sejalan dengan kesejahteraan masyarakat sehingga harus terus disempurnakan seiring perkembangan zaman.
“Itu sangat luar biasa dan kajian dari direktur strategi kebijakan SDM di Kementerian menyatakan tahun ini Trenggalek masuk kategori kabupaten yang sangat inovatif dengan nilai capaian di atas 60. Ini Patut kita apresiasi,” pungkasnya.
Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Trenggalek, Ratna Sulistyowati menyebut, adanya Musanova itu bakal berdampak pada iklim inovasi.
Apalagi, dia menyebut banyak inovasi terlahir. Untuk itu perlunya ruang untuk berpikir secara luas agar tidak terpaku pada ketersediaan anggaran.
“Selama ini kita selalu berbicara keterbatasan anggaran, dijadikan alasan tidak mencapai target atau sesuatu yang itu dibanggakan oleh orang,” ujarnya.
Baca Juga :Sindikat Curanmor Dibekuk, Beraksi di 22 TKP Wilayah Hukum Polres Malang
“Dengan keterbatasan-keterbatasan itu justru harus ada inovasi-inovasi atau pikiran yang out of the box guna untuk mencapai target, dan ini ruangnya,” kata Ratna.



















