Pengasuh Ponpes Tersangka Persetubuhan Santriwati di Trenggalek Dititipkan ke Rutan, Tak Ada Perlakuan Khusus

Pengasuh Ponpes Tersangka Persetubuhan Santriwati di Trenggalek Dititipkan ke Rutan, Tak Ada Perlakuan Khusus
Pengasuh Ponpes Tersangka Persetubuhan Santriwati di Trenggalek Dititipkan ke Rutan, Tak Ada Perlakuan KhususPotret Rutan Kelas II B Trenggalek. (angga/sejahtera.co)

Trenggalek, SEJAHTERA.CO  – Oknum pengasuh sebuah pondok pesantren di wilayah Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek berinisial S dititipkan ke Rutan Kelas II B Trenggalek.

Baca Juga :Gudang Penyimpanan Sekam di Desa Srikaton Terbakar, Kapolsek Ngunut: Ini Penyebabnya

Pengasuh ponpes yang terjerat dugaan kasus persetubuhan terhadap santriwatinya itu dititipkan ke rutan usai ditetapkan jadi tersangka.

Read More

“Yang bersangkutan ada di sini, Rutan Kelas II B Trenggalek sejak kemarin lusa, Jumat sore,” kata Zainal Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Trenggalek, Minggu (6/10).

Saat ini, lanjut Zainal, pengasuh ponpes tersangka persetubuhan santriwati hingga melahirkan bayi berusia lebih dari 2 bulan itu tengah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan (Mapenaling) di Rutan Kelas II B Trenggalek. Mapenaling itu sendiri berlangsung 7-10 hari.

Baca Juga :Revitalisasi Tak Masuk P-APBD 2024, Puluhan Siswa SDN 2 Karangpatihan Pulung Ponorogo Tetap Belajar di Kelas Darurat

“Di dalamnya kan ada penjelasan mengenai hak-hak dan kewajibannya, kemudian aktivitas selama di sana, istilahnya adaptasi dengan lingkungan Rutan Kelas II B Trenggalek,” imbuhnya.

ainal memastikan tak ada perlakuan khusus terhadap pengasuh ponpes itu. Mengingat tersangka persetubuhan itu merupakan seorang pemuka agama dan memiliki pengaruh besar di lingkungan masyarakat.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *