“Karena berbeda ya, kita targetkan mendekati 70 sampai 75 persen. Karena dua periode sebelumnya dibawah 70 persen,” imbuhnya.
Iin sapaan akrabnya menyebut telah melakukan sosialisasi secara masif untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Meskipun Pilkada 2024 ini hanya diikuti oleh pasangan calon (paslon) tunggal sehingga berpengaruh terhadap angka partisipasi pemilih.
“Kita sosialisasi masif mulai tingkat desa hingga kabupaten dan kita sasar semua segmen. Kami optimis angka itu tercapai,” ujarnya.
Pihaknya mengajak masyarakat untuk menyalurkan hak suaranya dan tidak golput. Karena satu suara dari masyarakat menentukan arah pembangunan selama 5 tahun mendatang. “Gunakan hak suara anda dan jangan golput,” pungkasnya.



















