Ardian Wahyudi mengatakan, petugas bersama Tim Inafis Polres Kediri dan Dokter Puskesmas Ngasem yang tiba lokasi melihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi kepala berada di sebelah selatan membujur ke utara dan posisi badan miring ke barat.
Hasil olah TKP, terdapat luka melepuh pada tubuh korban bagian atas uang diduga terpapar sinar matahari setelah meninggal dunia dan terdapat bekas muntahan makanan di sekitar mulut korban.
Baca Juga :Simpan Sabu-sabu, Pemuda Asal Plosoklaten Harus Menginap di Polres Kediri
“Juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban,” bebernya.
Polisi disapa akrab Yudi itu menyebut, penyebab kematian korban diduga karena serangan jantung, mengingat sebelumnya mempunyai riwayat darah tinggi. Dari keterangan kakak iparnya korban yakni Lambang, melihat Agus sekitar pukul 10.00 WIB Agus mengendarai sepeda motor dan melintasi lokasi kejadian dari arah utara menuju barat.
Baca Juga :Naik Rp 108 Miliar, APBD Ponorogo 2025 Digedok Rp 2,4 Triliun
Selain itu, korban juga beraktivitas sedang mencangkul di area persawahan miliknya. Adapun barang bukti ditemukan berupa cangkul, timba plastik berisi pupuk, dan satu botol plastik.
“Pihak keluarga korban sudah membuat surat pernyataan dan menerima dengan ikhlas kejadian tersebut sebagai musibah serta tidak dilakukan otopsi,” ungkap Kapolsek Ngasem.



















