Pj Wali Kota Kediri menambahkan Pemerintah Kota Kediri terus berkomitmen mendorong berkembangnya kreativitas Senam Tera. Kota Kediri pernah berkesempatan menjadi tua rumah diklat pelatih se-Indonesia. Selain itu, memberikan wadah Senam Tera untuk berekspresi di Car Free Day Jalan Dhoho. Harapannya melalui penyelenggaraan Gebyar HATERI ke-39 di Kota Kediri, Senam Tera dapat semakin dikenal dan digemari oleh maayarakat luas. Serta menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari masyarakat Indonesia.
“Tentunya kita semua berharap rapat ini akan menjadi forum yang produktif dimana dapat saling berdiskusi, bersama-sama memperkuat kolaborasi menyukseskan Gebyar HATERI. Mari kita mempromosikan Senam Tera sebagai warisan budaya bangsa yang perlu dilestarikan dan terus dikembangkan. Guna mewujudkan Indonesia Emas 2045 dan Indonesia Bugar 2045,” imbuhnya.
Turut hadir, Ketua Umum Pengurus Nasional Senam Tera Indonesia Letjen TNI Marinir (Purn) Nono Sampono, Sekretaris Daerah Bagus Alit, Ketua Pengprov Senam Tera Indonesia Provinsi Jatim SM. Hariyanto, Ketua Panitia Pusat Gebyar HATERI ke-39 Najib Buchory, Asisten Pemerintahan dan Kesra Mandung Sulaksono, perwakilan Polres Kediri Kota, dan Kepala OPD terkait.


















