Penyebab kematian bayi perempuan tersebut juga masih menjadi tanda tanya. Polisi masih menunggu hasil autopsi dari tim dokter forensik RS Bhayangkara Kediri yang dilakukan pada Kamis (12/12/2024). “Autopsi sudah dilaksanakan, tapi belum keluar hasilnya,” tambah Margono.
Sementara dari informasi yang dihimpun, kematian bayi itu pertama kali diketahui pada Rabu (11/12/2024) sekitar pukul 18.00 WIB.
Pemilik kos, Sunardi, mendobrak pintu kamar yang disewa MA setelah menemukan bercak darah mencurigakan di lantai kamar.
Baca Juga :Sebanyak 14 Arca Cagar Budaya Kembali ke Kabupaten Kediri
Setelah pintu dibuka, bayi perempuan ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Sedangkan MA dalam keadaan lemas dan segera dievakuasi ke rumah sakit.
“Tubuh almarhum (bayi) sudah utuh. Berdasarkan indikasi pihak rumah sakit, usia kandungan sekitar 8-9 bulan,” tutup Margono.



















