Hati-hati Pelaku Pembacokan Berkeliaran di Nganjuk Sudah Dua Orang Jadi Korban

Salah satu dari terduga pelaku kemudian membacok Ervan di bagian kepala. Setelah itu, pelaku putar balik lagi ke arah sebelumnya dan melarikan diri.
Korban saat menjalani perawatan di rumah sakit bhayangkara nganjuk. (istimewa)

Nganjuk, SEJAHTERA.CO – Baru-baru ini masyarakat Kabupaten Nganjuk digemparkan dengan peristiwa pembacokan oleh orang tak dikenal. Dilaporkan dalam kurun waktu dua hari sudah ada dua orang yang menjadi korban di wilayah yang berbeda, Kecamatan Tanjunganom dan Kecamatan Kertosono.

Baca Juga :Pulang Mancing, Pelajar Dibacok Orang Tak Dikenal di Depan SMAN Tanjunganom Nganjuk

Meski di lokasi yang beda, menurut keterangan polisi kronologi kejadian hampir sama persis. Korban dibuntuti oleh beberapa orang kemudian dibacok bagian kepala.

Read More

Kejadian pertama terjadi pada Kamis 26 Desember 2024 di Jalan Raya Kelurahan Warujayeng tepatnya di barat SMAN Tanjunganom, Kecamatan Tanjunganom.

Kapolsek Warujayeng, Kompol Lilik Suharyono membenarkan kejadian itu dimana pada malam kejadian korban Ervan Indra Nur David (19) yang berstatus pelajar, asal Desa Sumberkepuh Kecamatan Tanjunganom.

Baca Juga :Jalur Alternatif Klemuk Songgoriti Ditutup Sementara Selama Libur Tahun Baru 2025, ini Alasannya

Bersama kelima temannya mengendarai sepeda motor sepulang mancing dari Sungai Brumbung, berlokasi di Desa Tanjung masih dalam satu kecamatan.

“Pada waktu itu korban bersama kelima temannya (saksi-saksi) mengendarai sepeda motor masing-masing, perjalanan pulang dari memancing di Sungai Brumbung,” ujar Kapolsek Warujayeng.

Belum jauh berkendara mereka melihat dua orang masing-masing mengendarai sepeda motor ke arah barat tiba-tiba putar balik ke timur dan memepet rombongan pulang mancing.

Baca Juga :Semalam Tak Pulang, Takmir Mushola di Ponorogo Ditemukan Tewas di Lantai Dua, Polisi Sebut ini Penyebabnya

Setelah berhasil memepet salah satu dari terduga pelaku membacok Ervan di bagian kepala. Kemudian pelaku putar balik lagi ke arah sebelumnya dan melarikan diri.

Mengetahui korban bersimbah darah teman-temannya langsung membawa pulang untuk kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk untuk mendapatkan perawatan.

“Sampai di TKP barat SMAN 1 Tanjunganom korban dan saksi-saksi melihat ada dua spm dari arah barat putar balik (diduga pelaku) kemudian memepet korban dan membacok mengenai bagian kepala,” katanya.

Baca Juga :BNN Tes Urine Puluhan Kru Bus di Terminal Patria Blitar, Ini Hasilnya

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *