Rawan Longsor, 4 Rumah Rusak di Junrejo Ditinggal Penghuninya Mengungsi

Rawan Longsor, 4 Rumah Rusak di Junrejo Ditinggal Penghuninya Mengungsi
Ilustrasi

Dimensi lantai ketarik/merekah sekitar panjang 5 meter, lebar 4,5 meter dan tinggi 8 meter pada bagian dapur dan kamar. Bagian terparah rekahan mencapai 1,5 meter pada ruangan yang digunakan untuk kamar mandi dan jemuran.

Baca Juga :Angka Kejahatan Menurun Signifikan Selama Tahun 2024, ini Kata Kapolres Kediri

Di sisi lain, kondisi rumah warga atas nama Sriwahyuni bagian dapur dan kamar mandi longsor dengan dimensi panjang 3 meter, lebar 2,5 meter dan tinggi 8 meter. Bagian rumah juga merekah menjorok ke sungai dengan panjang 12 meter, lebar 5 meter pada bagian kamar dan ruang makan.

Read More

Sementara itu rumah warga bernama Gimin juga mengalami hal yang sama. Rumah menggantung sebagian ke arah sungai dengan panjang 9 meter, lebar 4 meter dan tinggi 8 meter yang digunakan untuk dapur dan kamar.

Sedangkan satu rumah yang diketahui milik warga atas nama Almh. Aslikah yang diketahui kosong juga terdampak rekahan lantai rumah yang menjorok ke sungai dengan panjang 7 meter dan lebar 6 meter.

Baca Juga :Jaga Kamtibmas di Malam Pergantian Tahun, Kapolres Ponorogo Larang Konvoi dan Penggunaan Knalpot Brong

“Status korban di tiga rumah terdampak yakni keluarga Ibu Sriwahyuni, Bapak Gimin dan Ibu Anita mengungsi karena kondisi rumah berbahaya untuk dihuni,” beber Agung.

Tim BPBD menyampaikan telah melakukan upaya kaji cepat dan penanganan darurat. Selain pemberian dan pemasangan terpal, evakuasi dilakukan terhadap penghuni rumah untuk mengungsi ke rumah tetangga.

Termasuk membantu menyelamatkan beberapa barang berharga milik korban. BPBD Kota Batu melakukan penanganan melibatkan bantuan Anggota Polri, Perangkat Desa Junrejo, Tagana, PMI, Linmas, dan warga setempat.

Baca Juga :Layanan Lost and Found PT KAI, Solusi Barang Tertinggal Penumpang Kereta Api

“Tidak ada korban jiwa hingga luka dan penghuni telah dievakuasi. Untuk rekomendasi tindak lanjut pasca bencana yakni pemberian bantuan logistik untuk kerja bakti dan korban mengungsi juga pemberian bantuan terpal untuk penanganan darurat sementara,” tutupnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *