Polres Tulungagung Catat 1.372 Pelanggar Lalu Lintas dan 16 Kecelakaan Selama Operasi Lilin Semeru 2024

Polres Tulungagung Catat 1.372 Pelanggar Lalu Lintas dan 16 Kecelakaan Selama Operasi Lilin Semeru 2024
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Taufik Nabila saat memberikan pernyataan terkait hasil pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2024.(isal/sejahtera.co)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2024 di Tulungagung berakhir sejak Kamis (2/1/2025) kemarin. Selama pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2024 ini, petugas Satlantas Polres Tulungagung mendapati ribuan pelanggar lalu lintas serta belasan kasus kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga :Puluhan Kambing Ternakan Kabupaten Ponorogo Kejang-kejang lalu Mati Mendadak, Warga Pilih Jual Murah

Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Taufik Nabila mengatakan, Operasi Lilin Semeru 2024 dilaksanakan 12 hari sejak Sabtu (21/12/2024) sampai dengan Kamis (2/1/2025). Polisi tidak hanya berfokus pada lalu lintas, melainkan juga kamtibmas.

Read More

Adapun selama pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2024 kemarin, pihaknya mampu menekan jumlah pelanggaran dan jumlah kecelakaan lalu lintas di Tulungagung. Bahkan, hasil operasi kemarin itu juga dinilai lebih sedikit dibandingkan pada saat pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2023 kemarin.

Baca Juga :Polisi Paparkan Prosedur Adopsi Secara Hukum usai Ungkap Perdagangan Bayi Kota Batu

“Kami berterimakasih kepada semua stakeholder yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2024 kemarin, karena terbukti mampu menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas,” kata AKP Taufik Nabila, Jumat (3/1/2024).

Sebanyak 1.372 pelanggaran lalu lintas terjaring ditindak oleh petugas. Sesuai jumlah itu, pelanggaran yang terekam electronic traffic law enforcement (ETLE) statis di simpang empat Tamanan sebanyak 40 kasus.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *