Jombang, SEJAHTERA.CO – Dinas Peternakan Jombang terus berupaya menekan penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang kian meluas. Pada Selasa (7/1/2025), inspeksi mendadak (sidak) digelar di pasar hewan Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, untuk memastikan kesehatan hewan ternak yang diperjualbelikan.
Baca Juga :Liga 4 Jatim, Inter Kediri vs Bojonegoro FC Berakhir Tanpa Gol
Dipimpin Plt Kepala Dinas Peternakan Moh Saleh, sidak ini melibatkan Kabid Kesehatan Hewan drh. Azis Daryanyato, Camat Kabuh Anjik Eko Saputro, dan Kepala Puskeswan Kecamatan Ploso drh. Dony Bidaryanto. Puluhan petugas turun ke lapangan untuk menyemprotkan disinfektan pada sapi yang masuk dan keluar dari pasar. Sapi yang menunjukkan gejala sakit langsung dilarang masuk pasar.
“Kami memperketat seleksi kesehatan sapi yang masuk pasar. Jika ditemukan yang kurang sehat, langsung kami tolak untuk mencegah penyebaran virus,” tegas Moh Saleh.
Baca Juga :Dari Pekarangan Rumah, Rinda Warga Desa Mojongapit Jombang Raup Cuan dengan Budidaya Kaktus
Selain inspeksi, Dinas Peternakan juga mensosialisasikan pentingnya menjaga kebersihan kandang dan kesehatan ternak kepada pedagang dan peternak. Penyemprotan disinfektan secara rutin dan vaksinasi menjadi prioritas utama dalam langkah antisipasi.



















