“Yang dulu masih tersisa dan saat ini kita manfaatkan untuk keperluan saat ini. Bagi kami kegunaan eartag sangat penting untuk mengetahui perkembangan sapi setelah divaksin,” ujarnya, Senin (20/1/2025).
Tutik sangat berharap peternak berkoordinasi dengan petugas DKPP untuk pemasangan eartag saat ini. Meski sudah disiapkan namun ada pula yang enggan menggunakan eartag pada sapi dengan alasan tahun sebelumnya sudah dilakukan.
Baca Juga :DKPP Kabupaten Kediri Tegaskan Peternak dan Pedagang Harus Miliki SKKH
Pastinya DKPP berupaya beri edukasi cegah penyebaran PMK ini dengan berbagai cara.
“Eartag tetap terpasang meski sapi sehat dan sembuh. Kami tetap berupaya maksimal untuk bisa mencegah penyebaran pmk dan adanya penutupan sementara pasar hewan untuk menekan penyebaran PMK, ” imbuhnya.



















