Dia memainkan peran penting dalam gelar juara bersejarah Tim Oranye di Piala Eropa 1988, bersama Ruud Gullit, Marco van Basten, dan Frank Rijkaard.
Pengalamannya yang luas dalam sepak bola akan sangat bermanfaat bagi para pemain Timnas Indonesia.
“Kami sangat senang ia mau bergabung dan berharap dapat berkontribusi pada kesuksesan sepak bola Indonesia,” kata Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, Jumat (24/1/2025).
Baca Juga :Persepon Ponorogo Juara Grup usai Libas AC Majapahit, Dipastikan Lolos 16 Besar Liga 4 Jawa Timur
“Menurut saya, hal ini adalah pilihan yang baik dan bijaksana untuk membawa seseorang berkualitas seperti Gerald Vanenburg ke dalam tim kami. Ia memiliki keterampilan, konsistensi, dan mentalitas juara,” kata Patrick Kluivert, pelatih kepala tentang pilihannya terhadap Gerald.
“Profilnya melengkapi staf kami dengan sempurna, dan pengalamannya yang luas, baik sebagai pemain maupun pelatih, akan berkontribusi untuk membawa sepak bola Indonesia ke level berikutnya,” tambahnya.
“Bekerjasama dengan rekan-rekan seperjuangan seperti Gerald sangat penting untuk mencapai visi bersama kami tentang kemajuan dan kesuksesan,” jelas Patrick Kluivert.
Setelah masanya sebagai pemain bola berakhir, Vanenburg beralih menjadi pelatih, di mana ia terus berbagi pengetahuan dan semangatnya untuk sepak bola.
Ia bekerja dengan talenta muda, membantu membentuk generasi pesepakbola berikutnya dengan dedikasi yang sama seperti yang mendefinisikan karier bermainnya.
“Saya sangat bangga atas kesempatan ini, dan akan memberikan segenap hati saya,” katanya.
Baca Juga :Menang Tipis 2-1 Derby Kediri, Inter Kediri Melaju 16 Besar Liga 4 Jatim
“Sepak bola adalah tentang semangat, dan memiliki kesempatan untuk bekerja sama dengan Patrick untuk sepak bola Indonesia adalah luar biasa. Saya tidak sabar untuk datang ke Indonesia,” ujar Gerald.



















